Lintaskabar.id, Makassar – Suasana belajar di Ranu Harapan Islamic School (RHIS) Makassar semakin terasa menyenangkan bagi para siswa.
Sekolah Islam yang dikenal dengan program unggulannya di bidang Tahfizul Qur’an, bahasa, dan numerasi ini mendapat banyak tanggapan positif dari peserta didiknya.
Iftitah Izzatunnisa seorang siswi kelas VII SMP RHIS berbagi pengalamannya selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Ia mengaku merasa nyaman belajar di RHIS karena fasilitasnya lengkap dan suasana sekolah yang mendukung.
“Sekarang ini sangat nyaman dan fasilitasnya juga tidak ada yang kurang,” ungkapnya dengan senyum.
Bagi siswi ini, hal yang paling disukai dari RHIS adalah cara belajar yang menyenangkan dan mudah dipahami.
“Belajarnya lebih mengerti dan asik,” ujarnya singkat.
Tidak hanya suasana belajar, ia juga menilai bahwa para guru di RHIS memiliki peran besar dalam menciptakan kenyamanan tersebut.
“Gurunya asik dan bisa diajak kerja sama. Kalau ada yang tidak mengerti, lebih bisa dijelaskan dan lebih mudah dipahami,” tuturnya.
Selain pelajaran Al-Qur’an yang menjadi ciri khas sekolah Islam ini, siswa RHIS juga mendapatkan pembelajaran umum yang kuat.
Ia menyebut beberapa pelajaran favoritnya seperti Matematika, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia.
“Kalau mata pelajaran favoritku, Matematika,” katanya antusias.
Tak hanya unggul dalam akademik, para siswa RHIS juga aktif di bidang olahraga. Beberapa di antaranya bahkan berhasil menorehkan prestasi membanggakan.
“Itu karena latihan terus-menerus, disupport banyak orang, dan akhirnya bisa memenangkan lomba,” ujarnya.
“Baru-baru ini juga saya berhasil mendapatkan juara usai ikut lomba memanah yang dilaksanakan di Universitas Hasanuddin (Unhas),” jelasnya.
Ia menambahkan kedepanya RHIS semakin memperkuat pembinaan Tahfizul Qur’an dan terus mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi.
“Harapannya, sekolah di sini bisa lebih banyak menghafal Al-Qur’an,” tutupnya.
Saat ini Ranu Harapan Islamic School (RHIS) kembali membuka pendaftaran peserta didik baru untuk Tahun Ajaran 2026–2027.
Sekolah yang berlokasi di Jl. Meranti 222, Panakkukang, Makassar, ini dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam yang memadukan kurikulum unggul dengan pembinaan karakter Qur’ani dan kemampuan akademik global.
Direktur RHIS, Farman Ramadhan menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya membuka pendaftaran untuk semua jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA.
“Tahun lalu, pendaftar membludak. SD penuh, bahkan melebihi kuota. SMP juga demikian, kami sampai membuka daftar tunggu. SMA pun kini sudah terisi penuh dengan satu kelas kecil berisi 20 siswa,” ujar Farman.
Pendaftaran di RHIS telah dibuka sejak 1 Oktober 2025 dan tidak memiliki batas waktu tertentu. Sekolah akan menutup pendaftaran lebih awal jika kuota telah terpenuhi.
“Biasanya Januari sudah tutup karena kuota cepat habis. Jadi, kami sarankan calon orang tua murid segera mendaftar lebih awal,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi, RHIS memberikan subsidi 50% untuk uang pangkal dan SPP bagi 15 pendaftar pertama di setiap jenjang (SD, SMP, dan SMA).
Adapun biaya masuk sebesar Rp25 juta dan SPP Rp2 juta per bulan, dengan besaran yang sama di semua jenjang pendidikan.
Ranu Harapan Islamic School menonjol dengan empat program unggulan utama, yaitu:
1. Tahfizul Qur’an – Fokus pada hafalan Al-Qur’an dengan pendampingan intensif. Beberapa siswa berhasil menghafal hingga 30 juz dalam satu tahun.
2. Bahasa Arab dan Bahasa Inggris – Pembelajaran aktif yang memungkinkan siswa berkomunikasi langsung dengan penutur asing, termasuk interaksi dengan mitra luar negeri di Rotterdam.
3. Numerasi dan Matematika – Pendekatan numerasi modern yang memperkuat logika dan kemampuan berpikir analitis siswa.
4. Pembinaan Karakter Islami Membangun kepribadian berakhlak dan berdaya saing global.
Farman menjelaskan, RHIS mengintegrasikan metode hafalan dari luar dengan pendekatan internal sekolah, agar setiap siswa bisa berkembang sesuai kemampuan dan gaya belajar masing-masing.
“Ada siswa SD yang masuk dengan hafalan tujuh juz, dan dalam setahun berhasil menyelesaikan 30 juz. Ini bukti bahwa sistem kami efektif dan terukur,” ungkapnya bangga.
RHIS kini memiliki sekitar 280 siswa dari jenjang SD hingga SMA, menempati gedung empat lantai yang tertata rapi lantai dua untuk SD, lantai tiga untuk SMP, dan lantai empat untuk SMA.
Selain prestasi akademik, siswa RHIS juga menorehkan berbagai prestasi non-akademik, mulai dari renang, bela diri (taekwondo dan gojukai), hingga panahan. Salah satu siswa bahkan berhasil meraih juara dalam lomba panahan di Universitas Hasanuddin.
“Kami ingin mencetak generasi Qur’ani yang cerdas, berprestasi, dan siap bersaing secara global,” tegas Farman. (Ar)







