Lintaskabar.id, Makassar – Ketua Tim Bantuan Medis Unhas untuk wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh, dr. Muh. Andry Usman, SpOT (K) Hip & Knee, PhD, memberikan update terkait situasi di Kabupaten Pidie Jaya,Rabu (3/12/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut dr. Andry, meskipun fasilitas rumah sakit di wilayah tersebut masih beroperasi dengan baik, tenaga medis lokal telah mengalami kelelahan karena tingginya beban kerja. Sebagai respon, tim medis dari Unhas telah dikirim untuk menggantikan tenaga yang sudah bekerja tanpa henti.

Ketersediaan obat-obatan dan peralatan medis masih mencukupi untuk sementara, namun bantuan tambahan segera diperlukan karena persediaan diperkirakan tidak akan bertahan lebih dari seminggu.

Selain itu, dr. Andry juga menyoroti kebutuhan mendesak akan listrik dan air bersih untuk mendukung komunikasi serta operasional pelayanan. Sumber listrik bergantung pada genset, sementara bahan bakar solar semakin langka.

Beberapa daerah lainnya yang juga terdampak bencana masih sulit dijangkau karena akses darat terputus. Evakuasi hanya bisa dilakukan menggunakan helikopter dengan kapasitas angkut terbatas.

Sebagai bagian dari upaya cepat tanggap, Departemen Orthopedi Unhas telah mengirimkan dua tenaga medis yang bergabung dengan tim medis di KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat. Kapal ini berlabuh di perairan Sibolga, Sumatera Utara, dan menjadi pusat layanan bagi korban yang dievakuasi menggunakan helikopter sebelum menerima perawatan lebih lanjut. (Ag)