MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyerukan pentingnya sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat, termasuk alumni sekolah, dalam menghadapi tantangan perkotaan seperti persoalan sampah dan kebersihan lingkungan.
Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri acara Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni SMANSA Makassar (IKA SMANSA) di SMA Negeri 1 Makassar, Minggu (3/8), yang mengusung tema “Kolaborasi dalam Harmoni.”
Dalam sambutannya, Munafri memuji semangat kolaboratif alumni SMANSA yang selama ini telah berkontribusi di berbagai bidang, termasuk pemerintahan. Menurutnya, kekuatan alumni tidak hanya dalam jaringan, tetapi juga dalam aksi nyata di lapangan.
“Kolaborasi IKA SMANSA ini bukan hanya ajang nostalgia, tapi menjadi kekuatan sosial yang nyata untuk menghadirkan solusi kota,” ungkap Munafri.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Andi Ina Kartika Sari, Bupati Barru, yang kembali memimpin IKA SMANSA untuk periode kedua. Meski kini memiliki tanggung jawab baru sebagai kepala daerah, Munafri yakin struktur pengurus IKA SMANSA akan solid menopang kepemimpinannya.
“Selama kegiatan IKA SMANSA berlangsung di Makassar, kami dari Pemkot siap mendukung penuh,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Munafri menyinggung kondisi kebersihan Kota Makassar yang dinilainya masih memerlukan perhatian serius. Saat ini, volume sampah harian di Makassar mencapai 1.200 hingga 1.400 ton, seluruhnya dibuang ke TPA yang telah menjulang hingga 17 meter di atas lahan seluas 19 hektare.
“Ini persoalan serius yang tak bisa ditangani pemerintah sendiri. Kita butuh gotong royong semua elemen,” ujarnya.
Untuk mengatasi hal ini, Pemkot telah menyusun strategi berbasis masyarakat melalui kewajiban pengelolaan sampah mandiri di tingkat RT/RW, yang terintegrasi dengan program Urban Farming.
Langkah-langkah yang direncanakan antara lain:
- Pemanfaatan biopori
- Komposter rumah tangga
- Pengolahan eco-enzyme
- Budidaya magot
- Penggunaan hasil olahan sampah sebagai pupuk dan media tanam
“Urban farming bukan sekadar menanam, tapi bagian akhir dari sistem pengelolaan sampah mandiri. Bulan depan kita mulai dengan program 1000 biopori di seluruh Makassar,” jelas Munafri.
Tak hanya berhenti di ajakan untuk alumni, Wali Kota juga mendorong SMAN 1 Makassar sebagai sekolah percontohan pengelolaan lingkungan. Ia menyoroti dominasi area beton di sekolah yang membutuhkan penanganan resapan air seperti biopori.
“Saya ingin SMANSA jadi model sekolah hijau. Mulai dari pengelolaan sampah, biopori, sampai edukasi gaya hidup ramah lingkungan,” tegasnya.
Ia juga membuka pintu bagi IKA SMANSA untuk ikut merancang dan menjalankan solusi konkret terhadap masalah lingkungan di Kota Makassar.
“Kami ingin IKA SMANSA tak hanya jadi penggagas, tapi pelaku. Ikut pikirkan, bantu jalankan. Kota ini milik kita bersama,” kata Munafri.
Andi Ina Tegaskan IKA SMANSA Harus Bermanfaat untuk Masyarakat
Sementara itu, Ketua IKA SMANSA, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan bahwa keberadaan alumni harus membawa manfaat tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga masyarakat luas. Ia menekankan pentingnya peran alumni dalam mendukung program-program pemerintah.
“IKA SMANSA bukan cuma tempat reuni. Ini adalah wadah kontribusi dan pengabdian nyata,” ujar Andi Ina.
Ia mengajak seluruh alumni untuk menjaga kekompakan dan meningkatkan kolaborasi lintas angkatan. Beberapa kegiatan besar pun tengah disiapkan, seperti Semansa Run Makassar yang akan digelar 21 September 2025, serta Temu Nasional (Tenas) IV pada 6 September 2025 di Yogyakarta.
Menariknya, sebagian peserta dari Makassar akan diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan kapal khusus, menandai langkah unik dan inovatif dalam pelaksanaan kegiatan alumni.
“Kami ingin menunjukkan alumni SMANSA bisa menyelenggarakan kegiatan berskala nasional secara berbeda dan berani,” ungkapnya.
Dalam penutup sambutannya, Andi Ina memberikan penghormatan khusus kepada Wali Kota Munafri yang selama ini dinilai sangat mendukung pergerakan alumni dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Perubahan ini mempertahankan isi utama, tetapi menyusun ulang dengan bahasa lebih dinamis, struktural, dan informatif agar cocok untuk berita media daring, siaran pers, atau naskah resmi. Jika kamu butuh versi naratif, feature, atau berita pendek 300 kata, saya juga bisa bantu.







