JAKARTA — Timnas Indonesia bersiap menjalani laga penentu dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga Grup C Zona Asia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Anak asuh Patrick Kluivert akan menjamu Timnas China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/6), bertepatan dengan malam takbiran.

Pertandingan ini menjadi ajang revans bagi skuad Garuda setelah di pertemuan pertama ditaklukkan China dengan skor 2-1, ketika masih dilatih Shin Tae-Yong.

Kemenangan kali ini sangat krusial untuk menjaga asa lolos langsung ke Piala Dunia atau setidaknya melaju ke babak playoff.

Saat ini, Timnas Indonesia menempati peringkat keempat klasemen sementara Grup C dengan raihan 9 poin. Sementara China berada di dasar klasemen dengan 6 poin, usai dua kekalahan beruntun pada Maret 2025.

Berikut beberapa fakta menarik jelang duel Timnas Indonesia vs China:

Diperkuat Pemain Naturalisasi

Kedua tim sama-sama mengandalkan pemain naturalisasi. Timnas Indonesia memiliki 18 pemain diaspora yang siap tampil, sementara Ragnar Oratmangoen absen akibat cedera.

Pemain naturalisasi Indonesia yang dipanggil antara lain:

Maarten Paes, Mees Hilgers, Emil Audero, Jay Idzes, Jordi Amat, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Ivar Jenner, Eliano Reijnders, Joey Pelupessy, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Dean James, Thom Haye, Rafael Struick, dan Ole Romeny.

Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat, mengingat pentingnya tiga poin bagi kedua tim demi menjaga harapan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Timnas China hanya mengandalkan dua pemain naturalisasi: Jiang Guangtai (nama asli Tyias Browning), bek keturunan Inggris, serta Sai Erjiniao (nama asli Sergio Antonio Soler de Oliveira Junior), pemain berdarah Brasil.

Pernah Tampil di Piala Dunia

Baik Indonesia maupun China sama-sama pernah mencicipi atmosfer Piala Dunia, meski pada era berbeda. Indonesia (saat masih bernama Hindia Belanda) menjadi negara Asia pertama yang tampil di Piala Dunia 1938 di Prancis.

China terakhir tampil pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan-Jepang, namun gagal lolos dari fase grup setelah kalah dari Turki (0-3), Brasil (0-4), dan Kosta Rika (0-2).

Penulis: Natan