Lintaskabar.id, Jakarta – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menggeledah 13 lokasi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi batu bara.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, Istana Kepresidenan meminta masyarakat menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Polri Geledah 13 Lokasi

Penyidik Kortastipidkor Polri menggeledah 13 lokasi untuk mengumpulkan alat bukti dan memperkuat penyidikan dugaan korupsi batu bara. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara itu.

Istana Hormati Proses Hukum

Menanggapi penggeledahan tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah menghormati seluruh proses hukum yang dijalankan aparat penegak hukum.

“Kita semua menghormati setiap proses hukum yang sedang dilaksanakan oleh Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Kepolisian. Kita juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sehingga terhindar dari spekulasi maupun penilaian yang tidak produktif,” ujar Prasetyo, Jumat (10/7/2026).

Presiden Prabowo Perkuat Komitmen Antikorupsi

Prasetyo mengatakan Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi. Presiden berulang kali mengingatkan seluruh aparatur negara agar memperbaiki tata kelola pemerintahan, menjaga integritas, dan membersihkan diri sebelum aparat melakukan penegakan hukum.

Menurutnya, korupsi masih menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar bangsa. Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat sistem pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Istana Minta Publik Tidak Berspekulasi

Selain menegaskan komitmen pemberantasan korupsi, Prasetyo mengajak masyarakat tidak membangun spekulasi selama penyidikan masih berjalan. Ia meminta publik memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional.

Di sisi lain, Prasetyo juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas, stabilitas, dan persatuan. Menurutnya, suasana yang aman dan saling percaya akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan bangsa sekaligus mendukung pelaksanaan program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. (**)