Lintaskabar.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham menunjukkan kinerja yang efektif sejak awal masa jabatan. Pemerintahan MULIA menjalankan berbagai program secara tepat sasaran untuk menjawab persoalan perkotaan.
Kebijakan Tepat dan Berdampak Langsung
Pengamat dari Parameter Publik Indonesia, Ras MD, menilai pemerintah berhasil menghadirkan kebijakan yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat dalam waktu singkat. Ia juga melihat arah kebijakan yang diambil sudah berada di jalur yang tepat.
Pelayanan Publik Semakin Berkualitas
Pemerintah Kota Makassar meningkatkan kualitas pelayanan publik, yang terlihat dari nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 8,76 dengan kategori sangat baik. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pemerintah menghadirkan layanan yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kepuasan Publik Terus Meningkat
Hasil survei Februari 2026 menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 80,01 persen. Angka ini mencerminkan bahwa warga merasakan manfaat dari berbagai program prioritas, seperti penataan kota, penertiban parkir liar, pembenahan ruang publik, serta penataan pedagang kaki lima.
Pengakuan Nasional atas Kinerja Daerah
Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menetapkan Makassar sebagai daerah dengan status kinerja tinggi dengan skor 3,6171 pada April 2026. Penilaian ini mencakup pembangunan daerah, kondisi ekonomi, kualitas layanan publik, tata kelola pemerintahan, serta inovasi program.
Makassar bahkan menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang meraih predikat tersebut. Pemerintah kota mencapai hasil ini melalui pendekatan kolaboratif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat.
Optimisme Masyarakat Semakin Kuat
Berbagai capaian tersebut mendorong meningkatnya optimisme masyarakat terhadap masa depan Makassar. Pemerintah kota berhasil membangun fondasi kinerja yang kuat dalam waktu relatif singkat, baik dari sisi pelayanan, persepsi publik, maupun pengakuan nasional.
Peningkatan Toleransi Sosial
SETARA Institute menempatkan Makassar di peringkat ke-9 kota paling toleran di Indonesia pada 2026. Posisi ini naik signifikan dari peringkat ke-52 pada 2024, yang menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman.
Prestasi di Tingkat Internasional
Pemerintah Kota Makassar juga menorehkan prestasi global melalui program Revitalizing Informal Settlements and Their Environment (RISE) yang masuk lima besar proyek terbaik dunia dalam ajang WRI Ross Center Prize for Cities di New York. Kompetisi ini diikuti ratusan kota dari berbagai negara dan menilai inovasi pembangunan berkelanjutan.
Pembangunan Terarah dan Terukur
Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Makassar mempercepat pembangunan dengan arah yang jelas, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Ar)







