MAKASSAR—Sebanyak 400 pemudik diberangkatkan dalam program Mudik Bareng Klik Indomaret, yang digelar oleh PT Indomarco Prismatama (Indomaret) di Pelabuhan Makassar, Rabu kemarin.
Program ini tak hanya menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi kepadatan jalur darat saat arus mudik.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang hadir dalam acara pelepasan peserta, mengapresiasi inisiatif Indomaret dalam mendukung mobilitas warga.
Ia menegaskan bahwa keselamatan pemudik menjadi prioritas utama, serta berharap mereka bisa kembali ke Makassar dengan selamat.
“Kalau berangkat 400, harus pulang juga 400. Mudik ini bukan sekadar perjalanan, tapi juga ajang silaturahmi. Dan kami ingin memastikan semua warga kami kembali dalam keadaan sehat,” ungkap Munafri.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya arus balik urbanisasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Makassar.
Sebagai kota yang bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa, masuknya tenaga kerja dan pendatang baru menjadi faktor penting dalam perputaran ekonomi.
“Semakin nyaman dan aman para pemudik ini, semakin besar peluang mereka untuk kembali dan menetap lebih lama di Makassar. Dengan begitu, pengeluaran mereka meningkat, yang akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi kota ini,” jelasnya.
Di sisi lain, Munafri juga menekankan pentingnya transportasi laut dalam menjaga kelancaran distribusi barang, mengingat Makassar merupakan kota pelabuhan.
Ia berharap semakin banyak warga yang beralih ke jalur laut untuk mengurangi kepadatan jalan darat dan meningkatkan efisiensi logistik.
Branch Manager PT Indomarco Prismatama, Jdhanus Indarto, mengungkapkan bahwa program Mudik Bareng ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan memberikan pengalaman mudik yang lebih nyaman bagi pelanggan setia Indomaret.
Selain itu, program ini juga mendukung kebijakan pemerintah dalam mengurangi kepadatan di jalur darat.
Acara pelepasan ditutup dengan pengibaran bendera oleh Wali Kota Makassar, didampingi oleh perwakilan Indomaret, Pelindo, serta pejabat Dinas Perhubungan Pemprov.
Penulis:Ardhi






