MAKASSAR — Dalam upaya mewujudkan Smart Governance, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Arsitektur Sistem Informasi dan Arsitektur SPBE di Aston Hotel Makassar, Kamis (23/10).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan bertema “Mewujudkan Smart Governance melalui Arsitektur dan Peta Rencana SPBE yang Terpadu” ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Makassar.

Sekretaris Dinas Kominfo Makassar, Ismawaty Nur, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas OPD dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Keberhasilan SPBE bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kominfo, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur pemerintahan,” ujarnya.

Ismawaty menambahkan, integrasi sistem, keseragaman data, serta keselarasan arah pembangunan teknologi informasi harus menjadi perhatian bersama.

“Integrasi sistem dan keseragaman data perlu menjadi semangat kita bersama untuk membangun ekosistem digital pemerintahan yang kuat dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa arsitektur dan peta rencana SPBE akan menjadi pedoman bagi tiap perangkat daerah dalam merancang serta mengembangkan sistem informasi masing-masing.

Dalam forum tersebut, peserta memperoleh pemaparan teknis tentang penyusunan peta rencana SPBE yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat. Langkah ini diharapkan mampu memastikan implementasi SPBE berjalan sesuai standar nasional serta terhubung antarlembaga.

Sementara itu, Muzzaman Almadani, Analis Kebijakan Ahli Madya Biro Organisasi Setda Provinsi Sulawesi Selatan, turut hadir sebagai pembicara kedua.

Ia menekankan bahwa penerapan SPBE merupakan strategi penting dalam menciptakan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

“SPBE bukan hanya soal digitalisasi layanan publik, tetapi juga tentang keterpaduan antar-sistem informasi yang dikembangkan oleh masing-masing perangkat daerah,” ungkapnya.

Menurutnya, integrasi data menjadi kunci utama agar proses bisnis pemerintahan dapat berjalan terpadu serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Selain pemaparan materi, forum ini juga dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi terhadap pelaksanaan SPBE di sejumlah OPD. Peserta berdiskusi mengenai berbagai tantangan dan upaya peningkatan koordinasi antarunit kerja.

Di akhir sesi, Muzzaman Almadani turut memandu peserta dalam pengisian arsitektur SPBE domain proses bisnis melalui aplikasi SIA SPBE.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk mewujudkan implementasi SPBE yang terintegrasi dan berkelanjutan, serta memastikan setiap perangkat daerah memiliki pemahaman yang sejalan dalam membangun sistem pemerintahan berbasis elektronik di Kota Makassar.

Penulis: Ardhi