MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengungkapkan pentingnya mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal untuk tidak hanya bersaing di pasar domestik, tetapi juga merambah pasar global.
Pernyataan tersebut disampaikan saat sambutan di acara Makassar Trade Expo yang diadakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar di Trans Studio Mall, pada Sabtu (23/8).
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, serta sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Diskominfo, Kadis PTSP, Kadis Pariwisata, Kadishub, dan jajaran Bapenda Kota Makassar.
Munafri menekankan bahwa expo ini menjadi momen penting bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar produk mereka. Ia mengingatkan bahwa memperkenalkan produk bukan hanya soal menjual, tapi juga mempersiapkan strategi yang matang.
“UMKM harus menyesuaikan dengan segmen pasar yang tepat. Kita mencari pembeli yang tepat untuk produk kita,” ujarnya.
Untuk itu, Munafri menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam memasuki pasar yang lebih luas, mulai dari segmentasi hingga pemilihan lokasi promosi yang sesuai.
Menurutnya, UMKM seharusnya tidak hanya tampil di pasar tradisional karena segmennya cenderung serupa.
“Trade Expo adalah tempat yang tepat untuk bertemu dengan produsen dan konsumen yang relevan, menciptakan transaksi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” tegasnya.
Munafri juga menambahkan bahwa pameran ini bukan hanya ajang jual beli sesaat, tetapi juga kesempatan untuk membangun narasi produk agar bisa direplikasi, diproduksi lebih baik, dan dipasarkan lebih luas.
Ia juga mengingatkan bahwa tujuan akhir pemberdayaan UMKM adalah ekspor. Untuk mencapai ini, beberapa aspek perlu diperbaiki, seperti kontinuitas produksi, ketersediaan bahan baku, kualitas produk, dan keberlanjutan pasar.
“Pasar internasional sangat terbuka, tetapi kita harus pandai melihat segmen yang tepat. Produk seperti kopi, yang melimpah dan mudah diolah, sudah memiliki pasar global,” ujarnya.
Selain itu, Wali Kota Makassar juga menyoroti pentingnya desain kemasan yang menarik. Menurutnya, kemasan produk yang baik dapat meningkatkan daya jual dan daya saing produk di pasar internasional.
“Packaging adalah wajah produk kita. Kemasan yang menarik dapat meningkatkan nilai jual produk,” tambahnya.
Munafri berharap Makassar Trade Expo menjadi gerbang bagi UMKM lokal untuk naik kelas dan bersaing di pasar global.
“Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk mendukung UMKM agar memiliki daya saing dan keberlanjutan, serta berkembang di pasar internasional,” ujarnya.
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian membuka Expo UMKM 2025 sebagai ajang promosi produk unggulan daerah sekaligus memperluas jaringan bisnis lokal.
Acara yang bertema “Mendorong UMKM dan Berinvestasi Lokal Menuju Pasar Global” ini diikuti oleh 20 UMKM dari berbagai sektor, termasuk makanan olahan, fashion, kerajinan, serta produk pertanian dan perikanan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar, Evy Aprialti, menjelaskan bahwa expo ini bertujuan untuk mempromosikan produk unggulan daerah dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Tujuan utama expo ini adalah membuka peluang kerja sama perdagangan dan investasi, serta memberi ruang bagi interaksi antara pelaku usaha dengan konsumen, investor, dan buyer profesional,” jelas Evy.
Pemerintah Kota Makassar berharap expo ini dapat menjadi motor penggerak promosi investasi sekaligus memperkuat ekosistem usaha kreatif dan produktif di daerah, sehingga produk lokal siap bersaing di pasar global.
Selain pameran produk, expo juga mengadakan berbagai kegiatan interaktif seperti diskusi narasumber, live demo, penampilan musik, dan quiz untuk pengunjung, agar masyarakat lebih mengenal potensi UMKM Makassar.
Evy menambahkan, expo ini bukan sekadar ajang jualan, tetapi kesempatan strategis untuk mempersiapkan UMKM agar siap memasuki pasar global.
“Dengan jaringan yang dibangun, kami yakin UMKM Makassar bisa bersaing secara berkelanjutan,” tegasnya.
Penulis: Ardhi







