Lintaskabar.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin menata ruang publik dan simpul transportasi agar lebih tertib, produktif, serta mendorong ekonomi warga di sekitar terminal.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pemkot siapkan langkah revitalisasi tiga terminal

Pemkot Makassar mulai menyiapkan penataan dan optimalisasi pengelolaan tiga terminal utama, yakni Terminal Regional Daya, Terminal Malengkeri, dan Terminal Toddopuli. Melalui program ini, Pemkot ingin membangun sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi sekaligus memperbaiki kawasan terminal agar lebih nyaman dan bernilai guna.

Munafri bahas strategi bersama Perumda Terminal

Munafri Arifuddin bersama jajaran Perumda Terminal Makassar Metro membahas langkah strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan ketiga terminal.

“Pembenahan sebagai bagian dari upaya menghidupkan terminal kota, dengan penguatan layanan transportasi, penataan kawasan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Munafri, Jumat (23/1/2026).

Pemkot tata Toddopuli dan kaji RTH

Khusus Terminal Toddopuli, Munafri mengarahkan penataan kawasan secara menyeluruh untuk menghilangkan kesan kumuh. Pemkot juga mengkaji pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) agar terminal berfungsi ganda sebagai simpul transportasi sekaligus ruang publik yang lebih nyaman.

Munafri minta perencanaan terukur dan berpayung hukum

Munafri menegaskan Pemkot harus mengelola terminal secara tertib dan terintegrasi agar manfaatnya maksimal bagi masyarakat serta mendukung wajah Kota Makassar yang lebih tertata. Karena itu, ia meminta perangkat terkait menyusun rencana secara terukur, menyiapkan proyeksi matang, dan memperkuat koordinasi lintas OPD.

“Semua proses kita lakukan dengan dasar hukum yang kuat dan melalui koordinasi lintas perangkat daerah,” ujar Munafri.

Ia berharap Pemkot mengoptimalkan fungsi terminal untuk mendukung transportasi perkotaan dan meningkatkan ekonomi serta kualitas lingkungan.

“Serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan perekonomian dan kualitas lingkungan kota Makassar,” jelasnya.

Elber paparkan langkah teknis di Daya, Malengkeri, dan Toddopuli

Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, menjelaskan Perumda memfokuskan penataan dan pengembangan pada tiga terminal utama.

“Saat ini tiga terminal utama yang menjadi fokus penataan dan pengembangan, yakni Terminal Regional Daya, Terminal Malengkeri, dan Terminal Toddopuli,” ungkapnya.

Perumda aktifkan kembali PO dan dorong UMKM di Terminal Daya

Elber menyebut Perumda mulai mengaktifkan kembali armada perusahaan otobus (PO) secara bertahap. Perumda juga menata kawasan terminal untuk mendukung aktivitas UMKM agar lebih produktif dan tertata.

“Sekarang ini kita lakukan untuk kedatangan, Insyaallah kedepan keberangkatannya. Dan bagaimana terminal itu bisa kita aktifkan kembali terutama UMKMnya,” jelas Elber.

Perumda benahi pasar bongkar muat dan bangun koperasi di Malengkeri

Di Terminal Malengkeri, Elber menjelaskan Perumda menjalankan program pembenahan Pasar Bongkar Muat, termasuk memasang paving block untuk mengatasi genangan air. Selain itu, Perumda membangun Koperasi Merah Putih yang ditargetkan rampung pada Februari agar dapat menggerakkan perekonomian di kawasan terminal.

Perumda bangun pool angkutan untuk tambah moda transportasi

Elber menambahkan Perumda merencanakan penambahan moda transportasi dengan membangun pool angkutan agar mobilitas meningkat dan kawasan Terminal Malengkeri semakin ramai.

“Kami berencana menghadirkan moda transportasi tambahan dengan membangun pool angkutan guna meningkatkan mobilitas dan keramaian kawasan Terminal Malengkeri,” tutupnya. (Ar)