MAKASSAR — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi menunjuk Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem 2025.
Acara akbar tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 10 Agustus 2025 di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar.
Rakernas kali ini diproyeksikan menjadi ajang penting bagi konsolidasi dan penguatan kapasitas kader NasDem dari seluruh penjuru Indonesia menjelang Pemilu 2029.
Diperkirakan sekitar 3.000 kader akan hadir dalam pertemuan nasional ini.
Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPW NasDem Sulsel, Mustaqim Musma, menyatakan pihaknya sudah mulai melakukan berbagai persiapan agar pelaksanaan Rakernas berjalan sukses.
“Kami telah menerima surat penunjukan resmi dari DPP. Ini kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Sulsel,” ungkap Mustaqim, Kamis kemarin.
Penunjukan Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Di bawah kepemimpinan duet Rusdi Masse (RMS) dan Syaharuddin Alrif, NasDem Sulsel menunjukkan kinerja politik yang impresif.
Pada Pemilu 2024, NasDem Sulsel berhasil meraih kemenangan signifikan di berbagai tingkatan. Untuk DPR RI, perolehan kursi naik drastis dari satu menjadi empat kursi. Di tingkat DPRD Provinsi, jumlah kursi NasDem bertambah dari 12 menjadi 17 kursi, menjadikan partai ini sebagai pemegang kursi Ketua DPRD Sulsel, menggusur dominasi Golkar.
Sementara di tingkat DPRD kabupaten/kota, NasDem menambah perolehan kursi dari 120 menjadi 152 kursi di 24 daerah.
Prestasi kian lengkap dengan kemenangan NasDem dalam Pilgub Sulsel 2024, di mana kadernya, Fatmawati Rusdi, kini menjabat sebagai Wakil Gubernur.
Selain prestasi elektoral, DPW NasDem Sulsel juga sempat dinobatkan sebagai DPW terbaik pada Rakernas DPP NasDem 2022, dengan meraih juara dalam lomba E-KTA dan Kepatuhan Berbusana.
“Meski Pemilu 2029 masih beberapa tahun lagi, semangat kerja-kerja partai tidak boleh kendor. Konsolidasi dan penguatan internal harus terus digalakkan,” tegas Mustaqim.
Rakernas 2025 diharapkan menjadi momentum strategis untuk menyusun langkah besar partai ke depan, sekaligus memperkokoh soliditas internal menghadapi dinamika politik nasional.
Penulis: Ardhi







