MAKASSAR —Andi Amran Sulaiman, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) periode 2025–2030.
Bertempat di Hotel Fourpoints by Sheraton, Jumat (11/4) Musyawarah Besar KKSS yang penuh khidmat menyatukan suara bulat demi kepemimpinan baru yang sarat harapan.
Mengenakan batik cokelat dan songkok recca emas, Amran berdiri di podium dengan penuh keyakinan, menyampaikan pidato yang menyentuh hati.
“Kepercayaan ini berat bagi kami, tapi ringan kalau kita mabbulo sipappa,” ujarnya, Menteri pertanian RI.
Sejumlah tokoh dan saudagar Bugis-Makassar turut hadir, menandai besarnya dukungan terhadap sosok yang dikenal bersahaja namun visioner ini.
Amran menegaskan komitmennya untuk memimpin KKSS secara profesional, tanpa mencampurkan urusan kementerian.
“Saya tidak ingin KKSS tercoreng hanya karena saya Menteri Pertanian. Semua harus murni untuk kemajuan organisasi ini,” tegasnya.
Tak hanya itu, Amran juga kembali memperkenalkan proyek impiannya: Masjid Hajjah Andi Nurhadi, yang tengah dibangun dengan dana pribadi.
Masjid megah ini kini telah 98 persen rampung secara struktural, dan ditargetkan selesai pada 2026.
Dengan menara yang dirancang lebih tinggi dari Monas dan kubah emas yang berkilau, masjid ini bukan sekadar rumah ibadah, tapi simbol kebangkitan peradaban Islam dari Timur Indonesia.
Arsitekturnya pun terinspirasi dari bentuk kapal pinisi—ikon kebanggaan pelaut Bugis-Makassar—yang melambangkan keberanian dan ketangguhan menembus samudera zaman.
Fasilitas modern seperti lift, kafe eksklusif di lantai atas, hingga teknologi metaverse yang menyajikan keindahan masjid dunia, akan menjadikan masjid ini destinasi religi kelas dunia.
“Mimpi saya, masjid ini jadi pusat peradaban Islam dan kebanggaan dunia. Ini persembahan saya untuk ibu saya tercinta,” ujar Amran haru.
Masjid ini akan mampu menampung hingga 20 ribu jemaah. Di bawah kepemimpinannya, baik di KKSS maupun dalam proyek spiritual ini, Amran Sulaiman menunjukkan bahwa visi besar bisa terwujud lewat niat tulus dan kerja nyata.
Penulis: Zulkifli







