MAKASSAR—Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah) berkomitmen menuntaskan persoalan sampah dan banjir yang masih menjadi tantangan besar bagi kota ini.
Munafri mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya di bawah Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, terutama dalam pengelolaan sampah.
Namun, ia menilai bahwa implementasi program masih bisa dioptimalkan agar lebih efektif.
“Sistem pengelolaan sampah kita memang belum maksimal, dan ini menjadi tugas serta tanggung jawab kita untuk memperbaikinya,” ujar Appi usai menghadiri Rapat Koordinasi Forkopimda di Balai Kota Makassar, Senin kemarin.
Pendekatan Baru dalam Pengelolaan Sampah
Menurut Appi, salah satu solusi utama dalam mengatasi sampah adalah dengan menyelesaikan masalah dari hulu, terutama sampah rumah tangga.
Ia menegaskan bahwa sampah rumah tangga sebaiknya tidak langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), melainkan harus melalui sistem pengelolaan terlebih dahulu.
“TPA seharusnya hanya menampung residu, bukan sampah dalam bentuk mentah. Pak Danny sudah punya pengalaman di bidang ini, dan ke depan kami akan fokus pada eksekusi yang lebih baik,” jelasnya.
Appi menekankan pentingnya melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan pendekatan yang lebih efektif.
Ia juga mengungkapkan bahwa tim yang akan menangani permasalahan ini sebagian besar merupakan tim yang sudah berpengalaman dalam pemerintahan sebelumnya.
“Kita akan melakukan upgrading terhadap tim yang ada, sehingga capaian positif yang telah diraih oleh pemerintahan sebelumnya dapat terus berlanjut dan berkembang,” pungkasnya.
Dengan strategi ini, Appi-Aliyah berharap dapat memberikan solusi jangka panjang bagi pengelolaan sampah dan penanggulangan banjir di Makassar, demi mewujudkan kota yang lebih bersih dan nyaman bagi warganya.
Penulis: Ardhi







