SULSEL—Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pangkep untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait infrastruktur pertanian.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Salah satu fokus utama kunjungan ini adalah meninjau kondisi saluran irigasi pertanian yang telah terbengkalai selama puluhan tahun.

Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Havid Fasha, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari tugas pengawasan guna memastikan aspirasi masyarakat, terutama di bidang pembangunan dan infrastruktur, dapat ditindaklanjuti.

“Kami meninjau langsung kondisi irigasi di Kabupaten Pangkep yang sudah lama terbengkalai dan belum mendapat perhatian dari pemerintah,” ujar Havid Fasha, Rabu kemarin.

Menurutnya, irigasi yang terletak di Lingkungan Pacce’lang, Kelurahan Angrong Appaka, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, seharusnya bisa dimanfaatkan oleh petani.

Namun, dengan luas areal persawahan mencapai 150 hektare, saluran tersebut belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

Diusulkan ke Kementerian

Komisi D berkomitmen untuk mengawal permasalahan ini agar mendapat solusi dari pemerintah pusat.

Mengingat irigasi ini berada di bawah kewenangan Balai Pompengan, pihaknya akan mendorong agar permasalahan ini segera diusulkan ke kementerian terkait.

“Kami akan menyampaikan aspirasi ini ke kementerian agar irigasi ini bisa segera difungsikan kembali untuk membantu para petani dalam mengairi sawah mereka,” tambahnya.

Selain itu, anggota Komisi D lainnya, Lukman B Kadi dan Muhammad Sadar, mengusulkan kepada kelompok tani agar menyusun proposal yang ditujukan kepada Bupati Pangkep dengan tembusan ke DPRD Provinsi.

Langkah ini dinilai akan mempermudah proses tindak lanjut oleh pemerintah pusat.

Komisi D menegaskan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan petani melalui infrastruktur yang memadai.

Penulis:Ardhi