Los Angeles—Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengungkapkan bahwa kebakaran hutan dahsyat di Los Angeles mengingatkannya pada adegan perang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia menggambarkan skala kehancuran akibat kebakaran yang terus melahap kawasan sekitar kota tersebut.

“Itu seperti adegan perang, di mana target tertentu dihancurkan habis-habisan,” ujar Biden dalam wawancaranya yang dikutip oleh AFP Sabtu (11/1).

Biden juga menyoroti adanya bukti penjarahan yang terjadi di tengah kekacauan.

Ia mengecam pihak-pihak yang menyebarkan disinformasi terkait bencana ini, menyebutnya sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya, jumlah korban tewas akibat kebakaran tersebut bertambah menjadi setidaknya 10 orang.

Garda Nasional California kini telah bersiaga untuk membantu memulihkan situasi, termasuk menangani maraknya penjarahan di rumah-rumah yang terdampak kebakaran.

Menurut pernyataan dari Kantor Koroner Los Angeles County, korban tewas dilaporkan hingga Kamis malam (9/1) waktu setempat berjumlah 10 orang.

“Kami telah menerima laporan 10 kematian terkait kebakaran hingga pukul 21.00. Semua kasus ini masih menunggu identifikasi dan pemberitahuan kepada keluarga terdekat,” demikian pernyataan resmi tersebut.

Kebakaran besar ini tidak hanya menghanguskan ribuan hektar lahan tetapi juga memicu kekhawatiran mengenai upaya penanganan bencana yang lebih cepat dan efektif.

Sementara itu, pihak berwenang terus bekerja keras untuk mengendalikan api dan menjaga keamanan di kawasan terdampak.

Amerika Serikat (AS), memaksa hampir 180.000 penduduk untuk dievakuasi dari rumah mereka.

Dilaporkan bahwa sekitar 5.300 bangunan hancur, menjadikan tragedi ini sebagai salah satu yang paling menghancurkan.

Industri asuransi memperkirakan kerugian akibat kebakaran ini mencapai lebih dari USD 8 miliar atau sekitar Rp 129,6 triliun.

Nilai tersebut mencerminkan tingginya harga properti yang hancur di jalur kebakaran.

Kebakaran diketahui bermula di wilayah Palisades pada Selasa pagi dan meluas hingga mencakup area seluas 19.978 hektare pada Kamis malam.

Api kemudian menjalar ke berbagai wilayah, termasuk Eaton, Hurst, Lidia, Kenneth, dan Hollywood Hills.

Petugas pemadam kebakaran bekerja keras siang dan malam untuk menahan laju kebakaran, tetapi kondisi kekeringan parah dan angin kencang menjadi tantangan besar.

Penulis: Ardhi