MAKASSAR— Upaya membangun SDM unggul dan memajukan inovasi di Indonesia, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar membawa angin segar di Universitas Hasanuddin (Unhas).
Taruna Ikrar mengungkapkan komitmen BPOM untuk menjadikan kampus sebagai pusat riset dan inovasi melalui program unggulan Pangan Aman Goes to Campus (PAGC).
“Program ini akan melatih mahasiswa dan dosen menjadi Fasilitator Keamanan Pangan, meningkatkan kompetensi mereka, dan mempertemukan kampus dengan dunia usaha melalui CSR,” ujar, Senin (23/12).
Taruna menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi, bisnis dan pemerintah (ABG) untuk mewujudkan visi Presiden Prabowo dalam menciptakan SDM unggul.
Tak hanya itu, ia juga menyentil rendahnya jumlah publikasi ilmiah Indonesia dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, apalagi negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat.
“Indonesia harus bergerak dari sekadar pengguna ilmu menjadi pencipta ilmu. Program PAGC adalah langkah awal menciptakan budaya riset yang kuat di kampus-kampus,” tambahnya.
Sebagai kado akhir tahun, BPOM telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan 19 perguruan tinggi dan mendapat dukungan dari 52 kampus lain di seluruh Indonesia.
Kerja sama ini mencakup kurikulum, pelatihan, magang, pemberdayaan UMK, hingga sertifikasi Fasilitator Keamanan Pangan.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, menyambut antusias langkah ini.
“Kuliah pakar ini menjadi motivasi besar bagi Unhas untuk terus maju menuju world-class university. Kehadiran alumni seperti Prof. Taruna Ikrar adalah aset berharga untuk mendorong inovasi kampus,” ujar Prof. JJ.
Dengan latar belakang sebagai peneliti internasional dengan lima publikasi di jurnal bergengsi Nature, Taruna Ikrar menjadi teladan nyata bagaimana kolaborasi dan inovasi dapat mengubah masa depan pendidikan Indonesia.
Program PAGC juga dirancang untuk mempercepat pengembangan dunia usaha, terutama bagi Usaha Mikro dan Kecil (UMK).
“Langkah ini adalah bukti nyata bahwa BPOM hadir untuk mendukung pendidikan dan daya saing bangsa,” tegas Taruna.
Dengan semangat baru yang digaungkan BPOM, Unhas dan kampus-kampus lainnya di Indonesia bersiap menjadi garda depan dalam menciptakan generasi emas berdaya saing global.
Penulis: Anugrah







