Lintaskabar.id, Takalar – Dalam rangka menumbuhkan kepedulian terhadap alam, SMP Islam Athirah Bukit Baruga menggelar aksi peduli lingkungan dengan menanam ratusan bibit mangrove di kawasan Pantai Puntondo, Kabupaten Takalar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran luar kelas (outdoor learning) yang dirancang untuk menanamkan nilai cinta lingkungan dan tanggung jawab ekologis kepada para siswa sejak dini.

Kepala Sekolah SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Suriana, menjelaskan bahwa penanaman mangrove dipilih sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan, khususnya dalam menjaga ekosistem pesisir yang rawan abrasi.

“Kami memberikan ruang kepada siswa untuk terlibat langsung dalam aksi lingkungan. Pelaksanaannya dilakukan secara kontekstual di alam sehingga siswa dapat terlibat langsung dalam pembelajaran nyata,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman langsung bagi siswa, tetapi juga membawa manfaat besar bagi masyarakat pesisir. Selain berfungsi sebagai pelindung garis pantai, mangrove juga menjadi habitat penting bagi biota laut.

“Di Athirah kami berkomitmen untuk ikut mendukung program lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat dan alam tempat kita tinggal. Harapan kami, kegiatan ini selain menjadi pembelajaran bermakna bagi siswa, juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” jelas Suriana.

Selain menanam mangrove, para siswa juga mendapat kesempatan belajar langsung di alam dengan mengamati padang lamun, biota laut, dan ekosistem mangrove secara nyata. Mereka turut melakukan berbagai praktik sains berbasis lingkungan, seperti membuat bubur kertas daur ulang dan menyuling air laut menjadi air tawar.

Melalui kegiatan ini, Sekolah Islam Athirah tidak hanya mengajarkan teori tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kebanggaan siswa sebagai generasi muda yang peduli terhadap keberlanjutan alam. (Ag)