MAKASSAR — Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) sekaligus bakal calon (bacalon) rektor periode 2026–2030, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa M.Sc, atau Prof JJ, berhasil mendapatkan nomor urut 1 dalam pengundian yang digelar Senat Akademik Unhas, Rabu (1/10).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Nomor urut ini dinilai memiliki makna simbolis sekaligus strategis. Prof JJ sebelumnya dikenal sukses memimpin Unhas dengan berbagai pencapaian, mulai dari peningkatan mutu akademik, penguatan riset, hingga mendorong internasionalisasi kampus. Sebagai petahana, posisinya kian dipandang sebagai kandidat terkuat dalam kontestasi kali ini.

“Nomor urut ini akan digunakan pada proses selanjutnya, yakni penyaringan aspirasi di tingkat fakultas yang dibagi dalam lima zona,” ungkap Ketua Senat Akademik Unhas, Bahruddin Thalib.

Sebelum pengundian, Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas lebih dulu menyerahkan enam nama bacalon kepada Senat Akademik. Seluruhnya dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan dan psikologi.

Tahapan berikutnya, para bacalon akan melakukan sosialisasi sekaligus penyaringan aspirasi pada 6–13 Oktober. Sementara pemilihan untuk menentukan tiga besar dijadwalkan pada 3 November mendatang dengan sistem one man one vote yang melibatkan 94 senator.

Selain Prof JJ, lima kandidat lain yang akan bertarung adalah:

2. dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed., Ph.D

3. Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.MedEd

4. Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad, M.Sc., Ph.D

5. Dr. Ir. Zulfajri Basri Hasanuddin, M.Eng

6. Prof. Dr. Sukardi Weda, SS., M.Hum., M.Pd., M.Si., MM., M.Sos.I, MA

Dengan perolehan nomor urut 1, peluang Prof JJ untuk mempertahankan kursi rektor di Pilrek Unhas 2026–2030 semakin diperhitungkan.

Hal ini sejalan dengan reputasi akademik dan kepemimpinan yang selama ini dinilai unggul dibandingkan kandidat lainnya.

Penulis: Ardhi