MAKASSAR—Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali mencatatkan prestasi luar biasa dengan menyalurkan 1.325 beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada tahun 2024.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ini menjadikan Unismuh sebagai perguruan tinggi penerima beasiswa KIP terbanyak di wilayah LLDIKTI IX Sultanbatara.

Dari total 3.384 mahasiswa baru, 86% telah menerima beasiswa, sebuah capaian fenomenal yang menjadi kebanggaan bersama.

Kisah salah satu penerima beasiswa, Nur Rahmah, menjadi sorotan dalam acara penyerahan buku rekening KIP Kuliah di Balai Sidang Muktamar Kampus Unismuh.

Lahir di desa kecil di Bantaeng dari keluarga petani sederhana, perjuangan Nur Rahmah untuk melanjutkan pendidikan tinggi menggambarkan semangat juang luar biasa.

“Saya ingin mewujudkan mimpi ayah saya, meskipun beliau telah tiada,” ungkap Nur dengan mata berkaca-kaca.

Berkat beasiswa KIP Kuliah, ia kini bisa melanjutkan studi di Program Studi Akuntansi Unismuh, membawa harapan baru bagi keluarganya.

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda, dalam sambutannya menekankan pentingnya rasa syukur atas nikmat ini.

“La in syakartum laazidannakum, jika kalian bersyukur maka Allah akan menambah nikmat-Nya,” ujarnya, mengutip ayat Al-Qur’an.

Selain KIP Kuliah, Unismuh juga menyediakan 1.601 kuota Beasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar (BUMM), termasuk Beasiswa Hafidz Quran dan Beasiswa Prestasi.

Dengan semangat berbagi, Rektor berharap seluruh mahasiswa baru bisa memperoleh beasiswa melalui dukungan mitra-mitra strategis.

Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, memuji pencapaian Unismuh yang dinilai sebagai hasil pengelolaan data dan sistem yang terorganisir.

“Unismuh adalah penerima KIP Kuliah terbesar di wilayah kami. Ini membuktikan dedikasi mereka dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi semua,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) Unismuh, Dr. Nenny, melaporkan tren peningkatan jumlah penerima beasiswa yang signifikan setiap tahun.

Pada 2024, jumlah penerima mencapai angka tertinggi, menunjukkan komitmen kampus dalam mendukung pendidikan inklusif.

Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Dr. Agus Syamsuddin, mengingatkan para penerima beasiswa tentang tanggung jawab besar mereka.

“Dana ini berasal dari pajak rakyat. Jadilah agen perubahan yang berkontribusi nyata bagi bangsa,” pesannya.

Selain itu, ia mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan diri melalui pelatihan soft skill dan hard skill agar mampu bersaing di era globalisasi.

Acara penyerahan buku rekening KIP Kuliah juga dirangkaikan dengan penyerahan SK izin pembukaan Program Studi Magister Akuntansi, sebuah langkah strategis dalam memperluas pilihan pendidikan di Unismuh.

Tak hanya itu, penandatanganan kerja sama dengan PMI Sulawesi Selatan dan kegiatan donor darah turut memeriahkan agenda tersebut.

 

Di balik angka-angka besar penerima beasiswa, kisah Nur Rahmah menjadi pengingat akan pentingnya pendidikan dalam mengubah hidup.

Perjuangannya dari desa kecil hingga duduk di bangku perguruan tinggi adalah bukti bahwa mimpi besar bisa diraih dengan tekad dan kerja keras.

Dengan komitmen Unismuh yang terus menguat, universitas ini bukan hanya memberikan beasiswa, tetapi juga menjadi pelopor dalam mencetak generasi unggul yang siap membawa perubahan nyata bagi Indonesia.

Penulis: Natan