Lintaskabar.id, Makassar – Keterlibatan akademisi dalam peningkatan mutu pendidikan kembali tampak ketika dosen Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sosial (FIPS) berpartisipasi dalam kegiatan penguatan konsep pengembangan profesionalisme guru berbasis data yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung pada 7 April 2026 di Karebosi Condotel Makassar dan menghadirkan praktisi pendidikan, akademisi, serta mitra strategis.
Dosen FIPS Terlibat Aktif dalam Forum
Dalam kegiatan tersebut, FIPS mengirimkan sejumlah dosen untuk berpartisipasi aktif, yaitu A. Vivit Anggreeni, A. Irwandi, Ulfa Syam, dan Susalti Nur Arsyad. Selain itu, Dekan FIPS, A. Hamsiah, turut hadir bersama para dosen lainnya untuk memperkuat keterlibatan institusi.
PLC Jadi Pendekatan Pengembangan Guru
Para peserta merumuskan pengembangan kompetensi guru berbasis data yang menyesuaikan kebutuhan nyata di lapangan. Mereka menerapkan pendekatan Professional Learning Community (PLC) secara sistematis, mulai dari mengidentifikasi kebutuhan, menyusun program intervensi, hingga mengevaluasi hasil pelaksanaan.
Lebih lanjut, A. Irwandi menegaskan bahwa para pengembang program harus menggunakan data agar setiap intervensi yang diberikan tepat sasaran dan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan PLC agar guru terus meningkatkan kompetensinya melalui refleksi rutin dan kolaborasi berkelanjutan.
Kolaborasi Pemangku Kepentingan Pendidikan
Pemerintah Kota Makassar, Dinas Pendidikan Kota Makassar, dan Putra Sampoerna Foundation bekerja sama dalam menyelenggarakan kegiatan ini sebagai mitra strategis di bidang pendidikan.
Selain menjadi forum diskusi, para peserta juga memanfaatkan kegiatan ini untuk merefleksikan efektivitas program yang telah berjalan serta merumuskan langkah perbaikan ke depan.
Penguatan Sistem Profesionalisme Guru Berbasis Dampak
Melalui kegiatan ini, para pemangku kepentingan mendorong lahirnya sistem pengembangan profesionalisme guru yang adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada dampak nyata. Dengan demikian, mereka berupaya memperkuat kualitas pendidikan yang berkelanjutan di Kota Makassar. (Ag)







