Lintaskabar.id, Jakarta – Setelah dinobatkan sebagai Kota Sehat 2025, Makassar kembali meraih prestasi di tingkat nasional dan menerima Penghargaan Bidang Pelayanan Kesehatan Keluarga dalam kategori Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik pada ajang Innovate, Empower, Connect, Towards, A Healthier, Tomorrow 2025 di Jakarta.
Kementerian Kesehatan menyerahkan penghargaan tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, yang mewakili Wali Kota Munafri Arifuddin.
Kementerian Kesehatan melakukan penilaian secara menyeluruh, mencakup cakupan layanan, ketepatan waktu, kualitas pencatatan, pelaporan, dan tindak lanjut hasil skrining, yang mencerminkan kinerja unggul dalam layanan kesehatan.
Setelah menerima penghargaan, dr. Nursaidah menjelaskan bahwa penghargaan ini mengapresiasi fasilitas pelayanan kesehatan yang berhasil menunjukkan kinerja unggul dalam pelaksanaan Program Skrining Bayi Baru Lahir (SBBL). Ia menekankan bahwa skrining penting untuk mendeteksi gangguan metabolik, endokrin, dan masalah kesehatan lainnya sejak dini.
Makassar melaksanakan skrining untuk Penyakit Jantung Bawaan Kritis (PJB Kritis), Hipotiroid Kongenital (SHK), Hiperplasia Adrenal Kongenital (S-HAK), dan Glucose-6-Phosphate Dehydrogenase (G6PD). Dr. Nursaidah menambahkan bahwa prosedur skrining ini sederhana namun sangat penting bagi kesehatan anak di masa depan.
Skrining memberikan manfaat seperti mendeteksi masalah kesehatan lebih cepat, mencegah komplikasi jangka panjang, dan meningkatkan kualitas hidup bayi dengan penanganan yang lebih cepat.
Dengan komitmen pada program SBBL, Kota Makassar terus mendorong deteksi dini dan pencegahan risiko kesehatan bagi bayi, bagian dari strategi besar pemerintah kota untuk memastikan generasi mendatang tumbuh lebih sehat dan berkualitas. (Ar)







