MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bersama PT Tiran Wisata Sangkarang menggelar pertemuan untuk membahas kelanjutan pengelolaan Pulau Kodingareng Keke.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Balai Kota Makassar pada Kamis (5/6) ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Munafri menekankan pentingnya percepatan penyelesaian status pengelolaan pulau tersebut, apakah akan kembali diambil alih oleh Pemkot, diperpanjang melalui Memorandum of Understanding (MoU), atau cukup melalui mekanisme perjanjian sewa.

“Proses ini harus segera dituntaskan. Kita semua tahu kondisi Pulau Kodingareng Keke semakin memprihatinkan. Luasannya terus menyusut dan membutuhkan penanganan serius,” ujar Munafri.

Wali Kota yang akrab disapa Appi ini juga menggarisbawahi perlunya evaluasi terhadap draft kerja sama yang ada.

Menurutnya, terdapat dua poin penting yang harus ditinjau kembali, yakni durasi perjanjian sewa dan nilai dari objek sewa.

“Saya sudah telaah draft-nya, dan saya melihat ada beberapa hal yang perlu dikaji ulang. Terutama mengenai masa berlaku sewa dan nilai ekonominya,” jelasnya.

Ia berharap diskusi yang melibatkan berbagai pihak ini dapat menghasilkan landasan hukum yang kuat serta kebijakan yang mendukung pengembangan Pulau Kodingareng secara berkelanjutan.

“Termasuk mengarahkannya menjadi destinasi wisata unggulan di Kota Makassar,” tambah Munafri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, M. Roem, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi terkait pengelolaan lahan di Pulau Kodingareng Keke.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan aset sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Penulis: Ardhi